Gusi bengkak bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi, yang paling umum adalah gingivitis, atau bisa juga infeksi akibat jamur atau virus.
Gusi bengkak bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi, yang paling umum adalah gingivitis, atau bisa juga infeksi akibat jamur atau virus.

Gusi yang bengkak ini perlu ditangani sesegera mungkin, kalau tidak, ini bisa mengganggu Anda saat makan, menyebarkan infeksi ke gigi, dan bahkan pembengkakan bisa semakin membesar. Maka itu, jangan sepelekan gusi yang membengkak. Begini cara mudah mengatasi gusi yang bengkak.

Secara medis, dokter pertama-tama akan memeriksa gejala dan mencari penyebabnya terlebih dahulu. Jika perlu, Anda diminta untuk melakukan rontgen rongga mulut. Tes darah juga perlu dilakukan untuk mengetahui apakah infeksi terjadi atau tidak.
Pengobatan yang akan diberikan tergantung penyebab gusi bengkak itu sendiri. Jika Anda mengalami gingivitis, Anda akan diberikan obat kumur supaya mengurangi plak pada gigi.
Jika memang terjadi infeksi, antibiotik akan diberikan dalam jangka waktu tertentu. Sementara, untuk mengatasi rasa sakit, Anda akan diberikan obat anti nyeri seperti paracetamol dan ibuprofen.
Jika kasus gusi bengkak sangat parah, misalnya penyebabnya adalah gingivitis yang kronis, bisa jadi pembedahan adalah solusinya.

Selain menggunakan obat-obatan, ada beberapa perawatan di rumah yang bisa Anda lakukan agar gusi yang bengkak bisa cepat sembuh. Cara alternatif ini antara lain:
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Wint Carmella. 2018. What Causes Swollen Gums?. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/symptom/swollen-gums (Diakses 15 Agustus 2018)
NHS Choices. 2016. Treatment Gum Disease. [Online] Tersedia pada: https://www.nhs.uk/conditions/gum-disease/treatment/ (Diakses 15 Agustus 2018)
Versi Terbaru
16/06/2021
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita
Diperbarui oleh: Ajeng Pratiwi