Meskipun memiliki gejala yang umumnya sama, terdapat perbedaan antar kanker kelenjar getah bening (limfoma ) dengan TB kelenjar getah bening atau disebut tuberkulosis limfadenitis. Berikut perbedaan kanker dan TB kelenjar getah bening.
Meskipun memiliki gejala yang umumnya sama, terdapat perbedaan antar kanker kelenjar getah bening (limfoma ) dengan TB kelenjar getah bening atau disebut tuberkulosis limfadenitis. Berikut perbedaan kanker dan TB kelenjar getah bening.

Umumnya bakteri tuberkulosis menyerang paru-paru, namun bakteri ini bisa juga menyebar ke organ lain, seperti otak, tulang, kelenjar getah bening, saluran pencernaan, dan lain sebagainya.
TB kelenjar adalah salah infeksi yang disebabkan karena bakteri mycobacterium tuberculosis yang menyerang kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening itu sendiri adalah sebuah kelenjar yang memproduksi limfosit–salah satu sel darah putih–yang berperan dalam sistem imun tubuh. Kelenjar ini tersebar banyak dalam tubuh, di antaranya leher, ketiak, lipat paha, selangkangan dan disekitar organ-organ dalam.
Berikut ini adalah gejala TB kelenjar yang Anda harus waspadai:
Limfoma atau biasa yang disebut dengan kanker kelenjar getah bening adalah kanker yang muncul pada limfosit. Sel-sel ini berada di kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang, dan bagian tubuh lainnya.
Jika sel-sel limfosit dalam sistem limfatik diserang kanker, maka sistem kekebalan tubuh penderita akan mengalami penurunan sehingga rentan mengalami infeksi. Kanker ini dikategorikan dalam dua jenis, yaitu limfoma hodgkin dan non hodgkin. Perbedaan kanker dan TB kelenjar getah bening terutama terletak pada jenis sel limfosit yang diserang sel kanker.
Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala kanker kelenjar getah bening:
perbedaan kanker dan TB kelenjar getah bening memang sulit dilakukan secara sekilas. Pasalnya jika dilihat dari gejalanya, TB kelenjar dan kanker kelenjar getah bening memang memiliki ciri utama yang sama, yaitu timbulnya benjolan di sekitar kelenjar getah bening. Kanker kelenjar getah bening tertentu dapat tumbuh dengan cepat, seperti layaknya benjolan ganas lainnya. Namun, kanker kelenjar getah bening lainnya dapat tumbuh dengan lambat, seperti TB kelenjar.
Itu sebabnya, jika Anda merasakan gejala-gejala yang sudah dijabarkan di atas, segeralah temui dokter untuk memastikan diagnosis penyakit yang Anda alami. Semakin dini memulai pengobatan, kemungkinan untuk kembali sembuh semakin baik. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan diagnosis dengan melakukan biopsi aspirasi jarum atau biopsi eksisi, yakni mengambil sebagian kecil jaringan untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Tuberculous Lymphadenitis: Early Diagnosis and Intervention – https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4295467/ diakses pada 8 Mei 2017
Tuberculous Cervical Lymphadentis – https://radiopaedia.org/articles/tuberculous-cervical-lymphadenitis diakses pada 8 Mei 2017
Lymphoma Cancer – http://www.webmd.com/cancer/lymphoma/lymphoma-cancer#1 diakses pada 8 Mei 2017
Lymphoma: Causes, Symptoms and Research – http://www.medicalnewstoday.com/articles/146136.php diakses pada 8 Mei 2017
Lymphoma–Patient Version – https://www.cancer.gov/types/lymphoma diakses pada 8 Mei 2017
Versi Terbaru
11/05/2021
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri
Diperbarui oleh: Ilham Aulia Fahmy