Olahraga bermanfaat, tapi jika dilakukan dengan benar. Salah satu penerapannya yang tepat adalah melakukan latihan pendinginan setelah olahraga. Memang apa manfaat pendinginan dan apa saja gerakan yang bisa Anda ikuti? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini!
Apa itu latihan pendinginan?
Pendinginan adalah gerakan-gerakan untuk meregangkan tubuh yang dilakukan sehabis berolahraga. Latihan ini adalah penyempurna olahraga, seperti halnya latihan pemanasan.
Saat berolahraga, otot tubuh akan merasa hangat akibat gerakan dan kecepatan saat Anda berolahraga.
Nah, fungsi dari pendinginan ini adalah meregangkan otot agar mereka tidak robek dan terluka saat berkontraksi.
Nyeri yang biasanya muncul setelah olahraga selama 1 atau 2 hari juga bisa berkurang setelah latihan ini dilakukan.
Jika Anda tidak melakukan peregangan setelah olahraga, risiko cedera olahraga dan nyeri pada tubuh akan meningkat.
Keduanya bisa terjadi karena saat berolahraga otot bekerja lebih keras daripada biasanya.
Manfaat latihan pendinginan setelah olahraga
Supaya Anda lebih semangat melakukan latihan ini setelah olahraga, kenali berbagai manfaat yang didapatkan nantinya.
1. Membantu mengurangi kelelahan otot
Saat Anda berolahraga, asam laktat terbentuk di otot Anda, tak jarang asam laktat ini sering menyebabkan nyeri otot dan kelelahan.
Dengan melakukan pendinginan, otot akan melakukan persiapan penurunan suhu tubuh menuju aktivitas biasa dan nyerinya bisa pulih lebih cepat.
2. Melatih fleksibilitas otot
Manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dari pendinginan adalah untuk melatih dan meningkatkan kelenturan otot tubuh.
Otot yang lentur dan fleksibel penting dilatih jika memang Anda gemar atau rutin berolahraga setiap hari.
Hal ini juga berpengaruh seiring bertambahnya usia. Pasalnya, semakin tua usia, otot dan persendian tubuh juga semakin tumbuh kaku dan tidak fleksibel.
Ada banyak gerakan peregangan setelah berolahraga yang bisa Anda lakukan. Beberapa contoh gerakan berikut bisa jadi pilihannya.
1. Kneeling hip flexor stretch
Sumber: evofitness
Posisikan tubuh Anda bertekuk lutut di atas lantai. Namun, satu kaki diangkat ke atas dengan lutut sejajar dengan pinggang dan bagian telapak kaki menempel lantai.
Pada posisi ini, Anda akan merasakan tarikan dari bagian bawah panggul hingga bawah paha.
Tahan posisi ini selama 60 sampai 90 detik, lalu kembali ke posisi bertekuk lutut dan ganti kaki yang akan diangkat.
Ganti posisi kaki, lalu lakukan pengulangan sebanyak tiga kali.
2. Piriformis strecth
Sumber: pinterest
Cobalah duduk di atas gulungan busa. Kemudian luruskan kaki kanan ke depan dan kaki kiri ditekuk.
Kaki yang ditekuk, yakni sepanjang telapak hingga lutut disilangkan di atas paha kaki kanan.
Ginakan tangan kanan untuk menarik kaki kiri ke sisi kanan, tapi pastikan telapak kakinya tidak menyentuh tanah.
Lalu letakkan tangan kiri di belakang tubuh sebagai penahan.
Tekanan kaki yang berada di atas paha ini beberapa kali, agar otot pinggul dan kaki meregang.
Pemberian tekanan ini kira-kira selama 30 detik dan lakukan perlahan.
Kemudian, ulangi latihan pendinginan setelah olahraga ini sebanyak tiga kali.
3. Overhead triceps stretch
Berdiri tegak dengan kaki sebebar bahu dan letakkan kedua tangan di sisi tubuh.
Angkat tangan kanan lurus ke atas, lalu tempelkan telapak tangan ke bahu sebelah kiri.
Lalu angkat tangan kiri ke atas dan tarik bagian siku tangan kanan ke dalam dan tahan selama 20 sampai 30 detik.
Lakukan bergantian tangan dan ulangi sebanyak dua atau tiga kali.
Sebelum melakukan olahraga, Anda juga wajib melakukan pemanasan, sama halnya dengan melakukan peregangan otot tubuh setelah selesai olahraga.
Pendinginan bisa dilakukan dengan cara yang lembut. Hindari dengan melakukan gerakan yang meloncat atau bergerak lebih cepat.
Anda hanya perlu melakukan pendinginan 3-5 menit setelah berolahraga.
Jangan lupa juga untuk menarik napas dalam-dalam untuk merasakan sensasi segar di tubuh yang biasanya muncul setelah berolahraga.
Kalkulator Kebutuhan Kalori
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Andersen J. C. (2005). Stretching before and after exercise: effect on muscle soreness and injury risk. Journal of athletic training, 40(3), 218–220.
NHS. (n.d.). NHS choices. Retrieved March 12, 2022, from https://www.nhs.uk/live-well/exercise/how-to-stretch-after-exercising/
Medicine, N. A. of S. (n.d.). Piriformis stretches to relieve piriformis syndrome. NASM. Retrieved March 12, 2022, from https://blog.nasm.org/sports-medicine/piriformis-syndrome-stretches
Author Jessica Matthews Health and Fitness Expert Jessica Matthews. (n.d.). 10 reasons why you should be stretching. ACE. Retrieved March 12, 2022, from https://www.acefitness.org/education-and-resources/professional/expert-articles/6387/10-reasons-why-you-should-be-stretching/
The importance of stretching. Harvard Health. (2019, September 25). Retrieved March 12, 2022, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/the-importance-of-stretching
Exercise library:overhead triceps stretch. Arm Exercises. (n.d.). Retrieved March 12, 2022, from https://www.acefitness.org/education-and-resources/lifestyle/exercise-library/174/overhead-triceps-stretch/
Versi Terbaru
12/04/2022
Ditulis oleh Aprinda Puji
Ditinjau secara medis olehdr. Patricia Lukas Goentoro