brand logo
Kategori
Cek Kesehatan
Komunitas
Minggu 1
Minggu 1
Minggu 2
Minggu 2
Minggu 3
Minggu 3
Minggu 4
Minggu 4
Minggu 5
Minggu 5
Minggu 6
Minggu 6
Minggu 7
Minggu 7
Minggu 8
Minggu 8
Minggu 9
Minggu 9
Minggu 10
Minggu 10
Minggu 11
Minggu 11
Minggu 12
Minggu 12
Minggu 13
Minggu 13
Minggu 14
Minggu 14
Minggu 15
Minggu 15
Minggu 16
Minggu 16
Minggu 17
Minggu 17
Minggu 18
Minggu 18
Minggu 19
Minggu 19
Minggu 20
Minggu 20
Minggu 21
Minggu 21
Minggu 22
Minggu 22
Minggu 23
Minggu 23
Minggu 24
Minggu 24
Minggu 25
Minggu 25
Minggu 26
Minggu 26
Minggu 27
Minggu 27
Minggu 28
Minggu 28
Minggu 29
Minggu 29
Minggu 30
Minggu 30
Minggu 31
Minggu 31
Minggu 32
Minggu 32
Minggu 33
Minggu 33
Minggu 34
Minggu 34
Minggu 35
Minggu 35
Minggu 36
Minggu 36
Minggu 37
Minggu 37
Minggu 38
Minggu 38
Minggu 39
Minggu 39
Minggu 40
Minggu 40

Minggu 19

Ginjal bayi mulai memproduksi urin.

Bagikan

Perkembangan Janin pada Usia Kehamilan 19 Minggu

Normalnya, janin yang sedang dikandung di dalam rahim akan mengalami perkembangan setiap minggunya. Pada usia kehamilan 19 minggu, janin juga terus berkembang, melanjutkan perkembangan yang dialami pada minggu sebelumnya.

Perkembangan Janin pada Usia Kehamilan 19 Minggu

Pada minggu ini, bentuk tubuh janin akan semakin besar dan terlihat bentuknya. Agar lebih jelas, berikut beberapa perkembangan yang terjadi pada masa ini.

Perkembangan janin pada usia 19 minggu kehamilan

Pada usia 19 minggu kehamilan, ukuran janin sudah lebih besar dari buah lemon dengan berat sekitar 240 gram dan panjang sekitar 15 cm dari kepala sampai kaki.

Saat ini, tubuh janin sudah cukup berkembang, sehingga terlihat lebih berisi dari sebelumnya. Kulit janin juga menjadi lebih halus karena terbentuknya lapisan lemak yang menyelimuti tubuhnya.

Berikut ini perkembangan lainnya yang dialami janin pada minggu ke-19.

1. Pembentukan kontur wajah dan rambut

Pada usia kehamilan 19 minggu, rambut-rambut halus bayi sudah mulai tumbuh dan terbentuk.

Rambut pembentuk kontur wajah, seperti alis dan bulu mata, juga mulai tumbuh. Ginjal bayi juga sudah dapat berfungsi sebagaimana mestinya untuk memproduksi urine.

2. Saraf janin mulai berkembang

Perkembangan saraf janin mencapai puncaknya pada usia 19 minggu kehamilan. Beberapa sarafnya, seperti penciuman, pengecap, pendengaran, sentuhan, dan penglihatan telah berkembang di otak janin.

Lapisan pelindung berlilin yang disebut vernix caseosa juga mulai terbentuk pada kulit bayi untuk melindungi kulitnya dari cairan ketuban.

3. Tendangan janin mulai dirasakan ibu

Pada usia 19 minggu, gerakan Si Kecil sudah semakin aktif. Mungkin beberapa gerakan akan berlangsung cepat, sehingga Anda tidak menyadari hal tersebut.

Namun, beberapa gerakan lain, seperti pukulan dan tendangan janin, dapat Anda rasakan. Intensitas dan frekuensi gerakan janin akan berbeda-beda.

Bila Anda merasa gerakan Si Kecil semakin berkurang setiap harinya, segera konsultasi ke dokter untuk memastikan janin pada usia 19 minggu dalam keadaan baik.

Perubahan pada tubuh ibu saat usia 19 minggu kehamilan

ibu hamil membungkuk

Pada usia 19 minggu, Si Kecil akan semakin aktif. Berikut beberapa perubahan pada tubuh ibu yang mungkin terjadi pada usia kehamilan ini.

1. Kaki kram

Hal yang mulai dirasakan ibu hamil pada kehamilan minggu ke-19 adalah kaki kram, terutama saat malam hari.

Kondisi ini sering terasa menyakitkan dan terjadi di area betis, terkadang sampai tidak bisa digerakkan. Kram kaki merupakan kondisi umum selama trimester kedua dan ketiga kehamilan.

Kram kaki pada usia 19 minggu disebabkan oleh tubuh yang lelah akibat membawa beban ekstra di dalam perut.

Untuk mengatasinya, ibu hamil bisa menyimpan bantal di bawah kaki, sehingga posisi kaki lebih tinggi dibandingkan tubuh.

2. Kaki bengkak

Dilansir dari laman Raising Children,  ibu hamil akan mengalami pembengkakan kaki ketika kehamilannya memasuki usia 19 minggu.

Kondisi ini disebabkan oleh banyaknya cairan di tubuh dan ligamen yang meregang.

Pada fase ini, Anda akan mulai merasakan sepatu kesayangan terasa lebih sesak dari biasanya. Bila dirasa masih nyaman, Anda masih bisa memakainya.

Namun, kalau sepatu tersebut membuat kaki sakit, lebih baik Anda memakai sandal yang lebih nyaman.

Hal yang perlu diperhatikan pada usia 19 minggu kehamilan

Jika ini adalah kehamilan pertama Anda, bersiaplah untuk mengalami perubahan, baik secara fisik maupun emosional, seperti mood swing.

Sebagai contoh, beberapa wanita bisa merasa tidak percaya diri dengan perubahan tubuh yang ia alami selama masa kehamilan.

Hal ini bisa berdampak pada suasana hatinya, bahkan terkadang pada hubungannya dengan pasangan.

Namun, tak usah khawatir tentang mitos-mitos kehamilan yang sebenarnya belum terbukti secara ilmiah.

Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter jika Anda memiliki pertanyaan atau ketakutan seputar perkembangan janin pada usia kehamilan 19 minggu.

https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/prenatal/larangan-untuk-ibu-hamil-muda/

Kunjungan ke dokter atau bidan pada usia 19 minggu kehamilan

bibir sumbing pada janin (bayi dalam kandungan)

Pada kehamilan 19 minggu, Anda mungkin akan merasa Si Kecil sangat aktif bergerak dalam satu hari, tapi hari berikutnya tidak ada gerakan apapun.

Bila ini terjadi, Anda tidak perlu cemas karena ini merupakan hal yang wajar. Selama masih bisa merasakan gerakan Si Kecil, meski hanya sesekali, hal ini tak perlu Anda khawatirkan.

Biasanya, gerakan bayi cenderung lebih konsisten dan terasa ketika kehamilan sudah memasuki usia 28 minggu.

Pada minggu ke-19, janin sebenarnya sudah selalu bergerak. Akan tetapi, terkadang, gerakannya hanya motorik halus, sehingga tidak dapat dirasakan oleh ibu.

Untuk meningkatkan gerakan janin, Anda bisa melakukan stimulasi sederhana untuknya. Caranya, berbaring selama satu atau dua jam pada malam hari setelah makan.

Aktivitas ini seringkali dapat merangsang Si Kecil bergerak dengan segera. Namun jika metode ini tidak bekerja, coba lagi setelah beberapa jam untuk memantau gerakan janin di dalam kandungan.

Banyak ibu hamil yang tiba-tiba tidak merasakan gerakan bayi selama 1 – 2 hari atau bahkan 3 – 4 hari selama kehamilan.

Jika Anda masih khawatir, periksakan ke dokter agar merasa lebih tenang dan mendapatkan jawaban dari keresahan Anda.

Tes yang mungkin dibutuhkan pada usia kehamilan 19 minggu

Jika kehamilan Anda dicurigai mengalami kondisi tertentu, seperti kelainan janin, dokter mungkin merekomendasikan tes amniocentesis pada usia kehamilan 19 minggu.

Amniocentesis dapat dilakukan untuk alasan tertentu, tetapi tes ini bukan pemeriksaan rutin.

Tes ini dilakukan dengan cara mengambil sampel cairan ketuban dari kantung yang mengelilingi bayi.

Sampel ini kemudian diuji untuk melihat apakah bayi memiliki kelainan genetik tertentu atau tidak, seperti down syndrome.

Mungkin ada beberapa risiko jika melakukan tes ini. Silakan diskusikan dengan dokter untuk pemilihan tes yang mungkin Anda butuhkan.

Cara menjaga kesehatan perkembangan janin pada usia 19 minggu kehamilan

Agar perkembangan janin pada kehamilan usia 19 minggu tetap berjalan dengan baik, ada beberapa hal yang perlu diketahui, seperti:

1. Seks

Apakah Anda salah satu yang khawatir kalau kehamilan akan menghambat aktivitas seks bersama pasangan? Jangan khawatir!

Seks tergolong aman dilakukan pada semua tahap kehamilan, termasuk pada usia 19 minggu. Asalkan, janin dan ibu tidak memiliki masalah tertentu atau kehamilan dalam keadaan sehat.

Meski seks saat hamil aman, bukan berarti bahwa Anda dapat melakukannya setiap hari. Aktivitas seksual Anda akan sangat tergantung pada status kesehatan, psikologis, usia kehamilan, dan perubahan lain dari tubuh Anda.

Bicarakan dengan pasangan jika Anda merasa ada masalah yang terjadi. Namun yang terpenting, seks saat hamil tetap penting untuk merekatkan hubungans Anda dan pasangan.

2. Pijat kehamilan

Melakukan pijat hamil pada usia kehamilan 19 minggu baik untuk perkembangan janin.

Namun, jangan sembarangan memilih terapis. Anda perlu memilih terapis yang sudah khusus dan ahli di bidang pijat kehamilan.

3. Makan porsi kecil tapi sering

Makan banyak saat hamil adalah suatu hal yang wajar. Namun, Anda harus tetap memperhatikan nutrisi di dalamnya.

Sebaiknya, makanlah dengan porsi kecil tapi intensitasnya sering, misal enam kali sehari. Cara ini dilakukan untuk menjaga asupan nutrisi agar lebih stabil pada setiap waktu makan.

Perkembangan janin kehamilan 19 minggu sudah selesai dibahas. Jadi, perkembangan janin pada usia 20 minggu kehamilan akan seperti apa?

dr. Amanda Rumondang Sp.OG
dr. Amanda Rumondang Sp.OG
Ditinjau olehdr. Amanda Rumondang Sp.OGKebidanan dan Kandungan · Brawijaya Hospital Duren Tiga
Ditulis oleh Riska Herliafifah · Tanggal diperbarui 22/07/2022