Manfaat saffron untuk promil dan mencegah penyakit reproduksi dapat Anda pertimbangkan jika ingin mempersiapkan kehamilan. Yuk simak selengkapnya melalui ulasan berikut.
Manfaat saffron untuk promil dan mencegah penyakit reproduksi dapat Anda pertimbangkan jika ingin mempersiapkan kehamilan. Yuk simak selengkapnya melalui ulasan berikut.


Saffron, dalam bahasa Indonesia disebut dengan kuma-kuma, adalah sejenis rempah yang berasal dari bunga pacar (Crocus sativus). Rempah ini berasal dari Yunani tapi banyak juga digunakan oleh masyarakat Iran, Maroko, India, Pakistan, dan Afganistan.
Putik pada bunga saffron yang dikeringkan dapat dimanfaatkan sebagai rempah dan banyak dicari di seluruh dunia. Oleh karena itu, harganya melambung tinggi.
Selain sebagai bumbu masakan, saffron juga menawarkan sejumlah manfaat bagi pasangan suami istri yang sedang mempersiapkan kehamilan. Yuk simak apa saja manfaat saffron untuk promil berikut ini.
Salah satu manfaat saffron yang paling dikenal adalah membantu pasangan suami istri dalam proses persiapan kehamilan. Mengonsumsi saffron dapat memberikan sejumlah manfaat seperti di bawah ini.

Saffron dapat memberikan manfaat untuk promil dengan cara memicu hormon serotonin sehingga gairah seks pada wanita meningkat.
Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Human Psychopharmacology menyebutkan bahwa mengonsumsi ekstrak saffron selama minimal 6 minggu mampu meningkatkan kadar serotonin pada wanita.
Selain itu, ekstrak saffron juga dapat membantu mengatasi masalah-masalah seksual pada wanita, seperti kurangnya cairan pelumas dan rasa nyeri saat berhubungan intim.
Manfaat saffron lainnya untuk promil adalah mengatasi masalah seks pada pria, seperti disfungsi ereksi.
Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan pria untuk mempertahankan ereksi saat berhubungan intim. Meskipun manfaat saffron yang satu ini cukup tenar di masyarakat, tetapi dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait hal ini.
Penelitian yang diterbitkan oleh International Journal of Impotence Research menyebutkan bahwa konsumsi saffron tidak memberikan efek perbaikan pada ereksi pria.
Untuk mengatasi disfungsi ereksi, mengonsumsi obat dari dokter seperti alprostadil akan lebih efektif

Manfaat saffron untuk promil selanjutnya adalah membantu persiapan kandungan pada wanita.
Menurut Iranian Red Crescent Medical Journal, mengonsumsi ekstrak saffron dapat membantu mempersiapkan rahim untuk proses pembuahan.
Hal ini karena saffron mengandung crocin, picrocrocin, crocetin, dan safranal. Zat-zat ini dapat membantu pergerakan otot-otot pada rahim dan mulut rahim sehingga memperbesar kemungkinan hamil.
[embed-community-13]
Saffron adalah rempah-rempah yang dapat memberikan efek antioksidan untuk mencegah penyakit idiopathic oligoasthenoteratozoospermia (iOAT) pada pria.
IOAT adalah penyakit yang menyerang organ reproduksi pria yang disebabkan oleh infeksi bakteri Chlamydia trachomatis atau virus herpes.
Penyakit ini diduga sebagai salah satu penyebab utama ketidaksuburan pada pria. Meski demikian, menurut Iranian Journal of Urology, belum ada bukti ilmiah yang mendukung dugaan tersebut
Berdasarkan berbagai penelitian yang disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa konsumsi saffron tidak memberikan efek secara langsung terhadap kesuburan, baik pada pria maupun wanita.
Menurut Urology Journal, zat antioksidan pada saffron memang dapat bermanfaat untuk mencegah penyakit pada organ reproduksi pria namun tidak dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.
Manfaat saffron untuk promil dan kesuburan lebih ditujukan pada peningkatan libido seks pada pria maupun wanita dan mencegah masalah pada hubungan intim.
Dengan mengonsumsi saffron diharapkan agar suami istri semakin bergairah untuk melakukan hubungan seksual. Sehingga peluang untuk hamil menjadi semakin besar pula.
Meskipun belum terbukti efeknya secara langsung pada kesuburan, mengonsumsi saffron tetap memberikan berbagai dampak baik bagi kesehatan.
Beberapa manfaat saffron lainnya yang sayang untuk Anda lewatkan antara lain.

Cara minum saffron untuk promil dan kebutuhan kesehatan lainnya ada beberapa cara, antara lain:
Meskipun memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, saffron ternyata memberikan efek samping bagi ibu hamil yakni dapat menyebabkan keguguran.
Melansir dari Asia Pacific Journal of Medical Toxicology, sebuah penelitian menunjukkan bahwa angka keguguran terhadap para petani wanita di kebun saffron cenderung lebih tinggi.
Selain itu, mengonsumsi saffron dapat meningkatkan aktivitas otot organ reproduksi wanita. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Terutama pada masa kehamilan trimester pertama.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Kashani, L. (2012, December 20). Saffron for treatment of fluoxetine-induced sexual dysfunction in women: randomized double-blind placebo-controlled study. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23280545/ Accessed 17 March, 2021
Modabbernia, A. (n.d.). Effect of Saffron on fluoxetine-induced sexual impairment in men: Randomized double-blind placebo-controlled trial. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22552758/ Accessed 17 March, 2021
Heidary, M. (2008). Effect of Saffron on semen parameters of infertile men. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19101900/ Accessed 17 March, 2021
Safarinejad, M. R. (2010, September 7). A prospective double-blind randomized placebo-controlled study of the effect of Saffron (Crocus sativus Linn.) on semen parameters and seminal plasma antioxidant capacity in infertile men with idiopathic oligoasthenoteratozoospermia. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20824894/ Accessed 17 March, 2021
Versi Terbaru
08/10/2021
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita
Diperbarui oleh: Nanda Saputri