Anda penyuka popcorn? Makanan ringan satu ini memang menjadi kesukaan banyak orang, apalagi jika dinikmati sambil menonton film favorit. Namun, apakah benar popcorn sehat untuk dikonsumsi?
Anda penyuka popcorn? Makanan ringan satu ini memang menjadi kesukaan banyak orang, apalagi jika dinikmati sambil menonton film favorit. Namun, apakah benar popcorn sehat untuk dikonsumsi?

Jika dianalisis secara keseluruh, popcorn dapat tergolong dalam makanan yang bebas gluten dan 100% biji-bijian. Popcorn juga merupakan sumber makanan yang kaya akan serat dan secara alami bersifat bebas gula dan garam. Maka, dapat dikatakan bahwa popcorn merupakan makanan ringan yang sehat, terutama jika diproses secara benar.
Ini adalah popcorn yang diproses dengan mesin khusus dengan tekanan uap. Jika disajikan dengan cara ini, maka setiap gelas popcorn hanya mengandung 30 kalori. Popcorn yang diproses melalui tekanan uap juga memiliki indeks glikemik yang rendah yaitu hanya sebesar 55.
Karena popcorn jenis ini tidak ditambah oleh minyak, maka hasilnya akan lebih menyehatkan bagi tubuh. Selain itu popcorn juga mengandung nutrisi yang berguna bagi tubuh seperti folat, niasin, riboflavin, thiamin, besi, serat, vitamin B6, A, E, dan K. Popcorn juga memiliki efek anti-oksidan dan anti-inflamasi yang dapat menurunkan risiko kanker dan penyakit kardiovaskular.
Popcorn jenis lain adalah popcorn yang diproses dengan minyak. Popcorn jenis ini biasa dibuat di rumah dengan menggunakan panci dan kompor. Kadar gula dan garamnya masih tergolong minim, namun kandungan minyaknya menambah sekitar 5 hingga 15 kalori per gelas.
Alternatif lain, Anda dapat membeli popcorn dalam kemasan di supermarket dan memanaskannya di rumah dengan microwave. Sehat atau tidaknya tentu bergantung pada isi yang terdapat dalam setiap produk. Namun kabar baiknya, Anda kini dapat menemukan pula produk popcorn kemasan yang bebas mentega dan garam. Bahkan produk-produk yang mengandung mentega dan garam pun tidak mengandung kalori yang berlebihan.
Terakhir, popcorn yang mungkin paling tidak ramah terhadap kesehatan, adalah popcorn yang biasa Anda beli di bioskop. Popcorn jenis ini biasanya mengandung banyak mentega dan garam yang menghasilkan lemak jenuh dalam tubuh.
Popcorn dapat menjadi pilihan makan ringan yang sehat jika diolah dengan baik. Indeks glikemiknya yang rendah serta kandungan serat dan nutrisinya yang tinggi membuat makanan ini menjadi makana ringan yang sempurna untuk menjaga berat badan Anda.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
7 myths about popcorn. http://www.popcorn.org/Nutrition/7-Myths-About-Popcorn [diakses pada 08 Januari 2017]
Is popcorn a healthy snack? http://www.whfoods.com/genpage.php?tname=dailytip&dbid=76 [diakses pada 08 Januari 2017]
Microwave cooking and nutrition. 2015. http://www.health.harvard.edu/staying-healthy/microwave-cooking-and-nutrition [diakses pada 08 Januari 2017]
Mayo Clinic Staff. 2015. Snacks: How they fit into your weight-loss plan. http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/in-depth/healthy-diet/art-20046267 [diakses pada 08 Januari 2017]
Marcin A. 2016. What Are Healthy Ways to Eat Popcorn?. http://www.healthline.com/health/food-nutrition/is-popcorn-healthy – Overview1 [diakses pada 08 Januari 2017]
Versi Terbaru
20/01/2021
Ditulis oleh Priscila Stevanni
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
Diperbarui oleh: Nanda Saputri
Fakta medis diperiksa oleh
Hello Sehat Medical Review Team