Neurodex adalah obat untuk mengatasi kram otot, kesemutan, dan gangguan saraf tepi lainnya akibat kekurangan vitamin B. Neurodex mengandung vitamin B kompleks seperti:

Salah satu jenis vitamin B yang terkandung dalam Neurodex adalah vitamin B1, yaitu sebanyak 100 mg.
Vitamin B1 memiliki peran penting dalam metabolisme tubuh, yaitu mengubah nutrisi yang terserap dari makanan menjadi energi.
…
Vitamin B kompleks sendiri berfungsi untuk melindungi dan menjaga fungsi saraf akan berjalan normal. Obat ini juga berfungsi meningkatkan nafsu makan.
Obat ini tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan. Jadi, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat ini.
Neurodex bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Gunakan suplemen ini sesuai dengan aturan minum obat yang tertera pada label kemasan atau resep dari dokter.
Jangan gunakan suplemen ini melebihi dosis yang dianjurkan, lebih sedikit, atau lebih lama dari yang disarankan. Apabila kondisi Anda semakin memburuk atau tidak menunjukkan adanya perubahan, segera periksakan diri ke dokter.
Neurodex adalah obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.
Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda.
Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.
Suplemen ini tersedia dalam bentuk tablet.
Sama halnya dengan obat-obatan dan suplemen pada umumnya, Neurodex juga merupakan suplemen yang berpotensi menimbulkan efek samping.
Beberapa efek samping mungkin tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan apapun. Namun, jika efek samping sering terjadi dan tidak kunjung hilang, segera hubungi dokter.
Beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah minum obat ini adalah:
Tidak menutup kemungkinan suplemen ini juga bisa menyebabkan reaksi alergi. Apabila Anda mengalami reaksi alergi parah (anafilaktik) setelah menggunakan suplemen ini, segera cari pertolongan medis. Gejala reaksi alergi dapat berupa:
Efek samping mungkin berbeda-beda pada setiap pasien. Jadi, tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.
Sebelum pakai obat ini, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan segala manfaat dan risiko yang ada. Pasalnya, obat ini tidak boleh digunakan secara sembarangan. Beberapa hal yang penting untuk Anda ketahui sebelum menggunakan obat ini adalah:
Mungkin ada hal-hal lain yang tidak disebutkan di atas. Jika ada pertanyaan lain, maka silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut. Dokter mungkin akan memberikan informasi yang lebih lengkap, termasuk dosis, keamanan, serta interaksi obat ini.
Simak dengan baik semua informasi yang dijelaskan dokter agar pengobatan yang Anda lakukan berjalan secara optimal.
Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.
Tidak diketahui apakah obat ini dapat diserap ASI atau dapat membahayakan bayi. Jangan gunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter jika Anda sedang menyusui.
Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.
Berikut beberapa obat yang mungkin dapat berinteraksi dengan Neurodex:
Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.
Sebelum mengonsumsi obat ini, pastikan Anda memberitahu dokter kalau Anda/anak Anda memiliki masalah medis tertentu, khususnya:
Mungkin ada beberapa kondisi kesehatan yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda ragu dengan kondisi kesehatan Anda, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat lain yang sesuai dengan kondisi Anda.
Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.
Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.
Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Neurodex – https://www.mims.com/indonesia/drug/info/neurodex diakses pada 11 Maret 2019
Neurodex – https://www.tabletwise.com/indonesia/neurodex-tablet diakses pada 11 Maret 2019
Versi Terbaru
03/11/2021
Ditulis oleh Ajeng Pratiwi
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri
Diperbarui oleh: Ajeng Pratiwi