Hepatitis alkoholik adalah peradangan hati yang diakibatkan karena terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Penyakit ini dapat berkembang menjadi sirosis apabila pasien tetap mengonsumsi alkohol. Sirosis tidak dapat disembukan.

Saat terjadi sirosis, jaringan hati yang normal akan rusak dan tergantikan oleh jaringan parut. Lambat laun hati akan berhenti berfungsi. Hepatitis alkoholik adalah penyakit serius dan dapat berujung pada kematian.
Penyakit ini umumnya terjadi pada orang-orang yang berusia di atas 30 tahun dan meminum alkohol secara berlebihan dalam jangka waktu yang panjang. Lebih dari 35 persen peminum berat akan terjangkit hepatitis alkoholik.
Lebih dari sepertiga pasien yang mengembangkan penyakit ini akan meninggal dalam 6 bulan setelah tanda-tanda dan gejala mulai muncul. Meski begitu, tidak semua peminum berat akan terkena hepatitis alkoholik, karena penyakit ini juga dapat terjadi pada orang-orang yang hanya mengonsumsi alkohol sekadarnya.
Tanda paling umum dari hepatitis alkoholik adalah menguningnya kulit dan putih mata (ikterus). Tanda dan gejala lainnya adalah:
Seiring dengan perkembangan penyakit menjadi lebih parah, gejala-gejala yang muncul biasanya termasuk:
Anda harus menemui dokter apabila Anda memiliki tanda-tanda atau gejala tersebut di atas. Apabila Anda merasa tidak dapat mengontrol kebiasaan mengonsumsi alkohol atau apabila Anda ingin menghentikan kebiasaan ini, mintalah bantuan dari keluarga atau dokter. Status dan kondisi dapat berbeda-beda pada banyak orang. Selalu diskusikan dengan dokter Anda untuk dapat didiagnosis agar dapat ditemukan pengobatan terbaik untuk Anda.
Hepatitis alkoholik disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan dalam jangka panjang. Meski begitu sampai saat ini belum diketahui secara pasti mengapa tidak semua pecandu alkohol berisiko terkena penyakit ini.
Para ahli hanya mengetahui bahwa kerusakan disebabkan oleh alkohol, dan zat kimia yang beracun seperti acetaldehyde akan diproduksi di alkohol ethanol. Zat-zat kimia ini akan menyebabkan peradangan dan kerusakan sel-sel hati. Lambat laun sirosis akan terbentuk dan mengurangi aktivitas hati. Sirosis adalah tahap terakhir dari hepatitis yang disebabkan oleh alkohol.
Beberapa penyebab lain yang dapat menyebabkan penyakit ini adalah:
Faktor-faktor utama yang meningkatkan risiko terjangkit hepatitis alkoholik di antaranya:
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.
Pilihan pengobatan untuk penyakit ini meliputi:
Dokter akan mendiagnosis berdasarkan riwayat penyalahgunaan alkohol yang berlebihan oleh pasien. Dipertimbangkan juga hasil dari tes darah yang menunjukkan peradangan hati yang tidak normal dan hasil pemeriksaan kesehatan yang menunjukkan pembengkakan hati. Untuk diagnosis yang akurat, dokter dapat melakukan biopsi hati. Saat biopsi dilakukan, dokter akan menyuntikkan jarum suntik ke dalam kulit dan mengangkat sedikit jaringan hati untuk diperiksa di laboratorium.
Gaya hidup berikut dan pengobatan rumahan dapat membantu Anda mengatasi hepatitis alkoholik:
Hubungi dokter apabila Anda mengalami gejala-gejala ini setelah mengonsumsi alkohol dalam jangka panjang, atau terlalu banyak mengonsumsi alkohol.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Ferri, Fred. Ferri’s Netter Patient Advisor. Philadelphia, PA: Saunders / Elsevier, 2012. Print. Page 263
Mayo Clinic. Alcoholic hepatitis. 2016. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/alcoholic-hepatitis/basics/causes/con-20026160 Accessed January 16th, 2016
WebMD. Alcoholic Hepatitis. 2018. https://www.webmd.com/hepatitis/what-is-alcoholic-hepatitis Accessed February 13th, 2018
Versi Terbaru
19/05/2021
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri
Diperbarui oleh: Ajeng Pratiwi