Untuk orang yang pernah mengalami penyakit usus buntu, Anda mungkin merasa tenang karena yakin tidak mungkin usus buntu kambuh lagi.
Untuk orang yang pernah mengalami penyakit usus buntu, Anda mungkin merasa tenang karena yakin tidak mungkin usus buntu kambuh lagi.

Nah, penyakit ini sebenarnya terjadi akibat ada sesuatu hal yang menyumbat bagian usus tersebut dan kemudian timbul peradangan. Radang usus buntu bisa juga diakibatkan oleh infeksi bakteri. Jadi, biasanya radang usus buntu akan diobati dengan cara operasi dan mengangkat bagian usus yang meradang.
Lalu, mungkinkah usus buntu kambuh setelah operasi? Apa yang harus dilakukan ketika usus buntu kambuh lagi?
Usus buntu yang mengalami infeksi dan meradang akan dipotong dan diangkat. Ini supaya tidak ada gangguan kesehatan lagi nantinya. Tindakan medis ini disebut dengan apendiktomi, yaitu pengangkatan usus buntu.
Pada dasarnya, peluang untuk radang usus buntu kambuh lagi cukup kecil karena bagian usus tersebut telah dihilangkan dari tubuh. Namun, bukan berarti tidak ada kemungkinannya sama sekali. Sebenarnya kondisi ini termasuk ke dalam komplikasi yang bisa saja muncul setelah apendiktomi berhasil dilakukan. Namun, kejadiannya sangat jarang.
Bila setelah operasi usus buntu rasa sakit tak kunjung hilang atau Anda merasakan sakit perut lagi setelah beberapa lama, jangan diabaikan. Bisa saja ini disebabkan oleh peradangan yang kumat lagi Radang usus buntu bahkan bisa kambuh ketika seseorang telah menjalani operasi beberapa tahun yang lalu.

Sebenarnya, sampai saat ini para ahli tidak mengetahui penyebab pasti dari radang usus buntu yang kambuh lagi. Ada beberapa hal yang mungkin menyebabkan radang usus buntu kambuh dan membuat Anda mengalami rasa sakit di bagian perut kanan bawah.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 mengungkapkan bahwa peluang usus buntu kambuh bisa diakibatkan karena ketika operasi masih ada bagian usus buntu yang masih tertinggal. Studi lain juga menyatakan hal yang sama. Bila infeksi berikutnya terjadi pada bekas operasi, bisa disebabkan karena masih ada bagian usus buntu yang tersisa sekitar 3-5 milimeter.
Ketika radang usus buntu kambuh, maka hal ini biasanya akan ditangani dengan cara melakukan operasi lagi. Inilah mengapa saat Anda merasakan sakit seperti saat usus buntu beberapa waktu lalu, segera periksakan diri ke dokter.
Karena belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan hal ini, sebenarnya tak ada ketentuan khusus bagaimana mencegah kondisi ini. Namun, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk menghindari komplikasi setelah melakukan operasi usus buntu yang pertama kalinya.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Martin, K., Weir, M., Engbers, P. and Taylor, B. (2011). Recurrent appendicitis after appendectomy. Canadian Medical Association Journal, 184(1), pp.E83-E83.
Nhs.uk. (2017). Appendicitis – NHS Choices. [online] Available at: http://www.nhs.uk/conditions/Appendicitis/Pages/Introduction.aspx [Accessed 16 Aug. 2017].
WebMD. (2017). Appendicitis. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-appendicitis [Accessed 16 Aug. 2017].
S Crocco, A. (2013). Stump Appendicitis Seven Years after Appendectomy. APSP Journal of Case Reports, [online] 4(2), p.33. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3754418/ [Accessed 16 Aug. 2017].
Roberts, K., Starker, L., Duffy, A., Bell, R. and Bokhari, J. (2011). Stump Appendicitis: A Surgeon’s Dilemma. JSLS : Journal of the Society of Laparoendoscopic Surgeons, 15(3), pp.373-378.
Verywell. (2017). Everything You Need to Know About Appendicitis. [online] Available at: https://www.verywell.com/appendicitis-1742772 [Accessed 16 Aug. 2017].
Versi Terbaru
05/07/2021
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Ditinjau secara medis oleh dr. Yusra Firdaus
Diperbarui oleh: Irene Anindyaputri
Ditinjau secara medis oleh
dr. Yusra Firdaus