Saat ini telah ada banyak cara menghilangkan bulu, salah satunya waxing. Ternyata waxing bulu juga ada beberapa jenis, yaitu hot wax dan cold wax. Manakah cara menghilangkan bulu yang disarankan? Ketahui dulu kekurangan dan kelebihan keduanya.
Saat ini telah ada banyak cara menghilangkan bulu, salah satunya waxing. Ternyata waxing bulu juga ada beberapa jenis, yaitu hot wax dan cold wax. Manakah cara menghilangkan bulu yang disarankan? Ketahui dulu kekurangan dan kelebihan keduanya.

Hot wax (wax panas) memiliki dua jenis, yaitu wax keras dan wax lembut. Seperti namanya, lilin panas digunakan sebagai cara menghilangkan bulu. Jadi, lilin akan dicairkan dulu dan dioleskan pada kulit ketika masih panas.
Lembaran kain akan ditempelkan pada bagian kulit yang sudah ada lilin panasnya tersebut. Saat lilin panas mulai mengering, kain akan menempel pada kulit sehingga mudah bagi Anda untuk menarik rambut Anda ke arah yang berlawanan dari arah pertumbuhan rambut.
Cara menghilangkan bulu dengan lilin panas ini ada kelebihan dan kekurangannya di bawah ini.
Bedanya dengan hot wax, lilin yang dipakai untuk cold wax lebih dingin. Cara penggunaannya hampir sama dengan wax panas. Sebelum memutuskan cara menghilangkan bulu seperti apa yang Anda pilih, ketahui dulu kelebihan dan kekurangan dari wax dingin.
Jawabannya tergantung pada area kulit yang diinginkan dan tipe kulit Anda. Wax panas lebih cocok jika Anda punya waktu untuk persiapannya dan jika Anda memiliki tipe rambut kasar. Wax panas juga cocok untuk mereka yang memiliki kulit sensitif.
Di sisi lain, jika Anda tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan dan membersihkan, maka Anda sebaiknya menggunakan wax dingin. Wax dingin umumnya tidak begitu menyakitkan dan efektif mengatasi tipe rambut yang tipis.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Hot Waxing versus Cold Waxing – Which is Best for You? http://hairfreelife.com/hot-wax-versus-cold-wax-best-for-you/#Cold-Wax. Accessed April 27, 2017.
Versi Terbaru
24/02/2021
Ditulis oleh Brigitta Maharani
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri
Diperbarui oleh: Abduraafi Andrian