Sciatica atau skiatika adalah rasa sakit yang memancar di sepanjang jalur saraf sciatic, yang bercabang dari punggung bawah, melalui pinggul dan bokong, hingga turun ke setiap kaki. Biasanya, sciatica hanya menyerang satu sisi tubuh Anda.

Sciatica adalah kondisi yang paling sering terjadi ketika cakram hernia, yaitu taji tulang pada tulang belakang atau penyempitan tulang belakang (stenosis tulang belakang) menekan bagian saraf.
Dikutip dari situs layanan kesehatan masyarakat Britania Raya, NHS, skiatika bisa sembuh dengan perawatan tanpa operasi dalam empat hingga enam minggu. Namun, rasa sakit akibat skiatika bisa sangat parah.
Sciatica adalah kondisi yang kerap dialami orang lanjut usia, yang memiliki penyakit diabetes kronis dan orang kegemukan. Sciatica dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.
Gejala sciatica adalah rasa sakit yang menjalar dari tulang belakang bagian bawah (lumbar) ke bokong dan bagian belakang kaki. Anda mungkin merasa tidak nyaman hampir di sepanjang jalur saraf, tetapi biasanya kondisi ini dirasakan di punggung bawah, bokong, hingga bagian belakang paha dan betis Anda.
Gejala tersebut akan terasa lebih parah saat Anda berjalan, menekuk, duduk lama, batuk, atau bersin, tapi akan hilang jika Anda berbaring.
Nyeri dapat terasa ringan maupun nyeri terbakar atau kesemutan dan nyeri yang lebih parah lagi. Skiatika yang parah dapat menyulitkan Anda berjalan atau bahkan tidak dapat berjalan sama sekali.
Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan gejalanya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.
Anda sebaiknya menghubungi dokter Anda jika Anda memiliki gejala seperti:
Anda harus segera dirawat jika Anda:
Sciatica adalah kondisi yang muncul ketika saraf panggul terjepit, biasanya oleh piringan hernia di tulang belakang atau oleh pertumbuhan berlebih tulang (bone spur) pada tulang belakang Anda.
Piringan sendi memiliki tugas untuk mengurangi guncangan tulang belakang, tetapi di beberapa kasus, piringan sendi justru menindih hernia dan saraf.
Pada kasus-kasus tertentu, saraf mungkin tertekan oleh tumor atau menjadi rusak oleh penyakit, seperti diabetes.
Faktor risiko dari sciatica adalah:
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.
Pengobatan untuk skiatika tergantung kepada penyebab dan tingkat nyerinya. Di beberapa kasus, Anda dapat sembuh tanpa perawatan. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut adalah pilihan pengobatan yang dapat Anda lakukan jika pengobatan mandiri tidak berhasil mengatasi sciatica.
Jenis-jenis pengobatan yang mungkin diresepkan dokter untuk mengatasi sciatica adalah:
Ketika rasa sakit Anda telah membaik, dokter Anda juga bisa merekomendasikan terapi fisik yang dikombinasikan dengan berolahraga untuk membantu menghilangkan nyeri. Hal ini dilakukan untuk mencegah cedera yang berulang.
Dalam beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan pengobatan kortikosteroid ke daerah di sekitar saraf yang terkena. Kortikosteroid membantu mengurangi rasa sakit dengan menekan peradangan di sekitar saraf yang teriritasi.
Jika semua metode di atas tidak bekerja dan gejala semakin parah, Anda harus segera menjalani atau bagian dari piringan yang terjepit oleh saraf panggul.
Meskipun sebagian besar orang pulih penuh dari skiatika, bahkan tanpa pengobatan dokter. Namun, jika tanpa perawatan, skiatika dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami hal-hal di bawah ini:
Para dokter memberikan diagnosis berdasarkan riwayat medis dan uji fisik atas gejala yang Anda rasakan. Tes tersebut dan tes lainnya biasanya tidak begitu dibutuhkan.
Namun, dokter Anda bisa mengajukan ask tomography (CT), magnetic resonance imaging (MRI) dan tes lainnya kalau gejalanya tetap ada setelah perawatan, dan dokter akan mempertimbangkan untuk melakukan operasi.
Bagi kebanyakan orang, sciatica dapat pulih dengan perawatan mandiri. Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi sciatica adalah:
Skiatika tidak selalu bisa dicegah dan kondisi ini mungkin akan kambuh. Namun, langkah-langkah yang mungkin bisa mencegah Anda daripada sciatica adalah:
Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui solusi terbaik bagi Anda.
Hello Health Group tidak memberikan saran medis, diagnosis, atau pengobatan.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Ferri, F. F. (2012). Ferri’s Netter patient advisor E-book. Elsevier Health Sciences.
Sciatica – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 28 April 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sciatica/symptoms-causes/syc-20377435
Sciatica: MedlinePlus Medical Encyclopedia. (2020). Retrieved 28 April 2020, from https://medlineplus.gov/ency/article/000686.htm
Retrieved 28 April 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/sciatica/
Sciatica. (2020). Retrieved 28 April 2020, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/sciatica
Versi Terbaru
08/01/2021
Ditulis oleh Fajarina Nurin
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
Diperbarui oleh: Atifa Adlina
Ditinjau secara medis oleh
dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)