Lipoma adalah benjolan berisi lapisan lemak yang secara bertahap menumpuk di bawah kulit. Benjolan ini berada di antara kulit dan lapisan otot. Lipoma sering terdapat di leher, punggung, bahu, lengan, dan paha.

Benjolan ini juga dapat berkembang di bagian tubuh lain seperti usus. Benjolan ini juga merupakan tumor jinak dan lebih sering terjadi pada orang dewasa.
Benjolan ini umumnya dapat terjadi pada laki-laki maupun wanita di semua usia. Meski begitu, penyakit ini lebih banyak terjadi pada wanita dengan usia paruh baya. Keadaannya mungkin berbeda pada setiap orang.
Selalu diskusikan dengan dokter Anda untuk melakukan pemeriksaan diagnostik dan terapi yang tepat bagi Anda.
Lipoma adalah jenis benjolan (tumor) yang bisa tumbuh di bagian tubuh mana saja, tetapi paling sering terjadi di bawah kulit area berikut:
Benjolan berisi lapisan lemak ini juga dapat tumbuh dan berkembang di otot, organ, atau jauh di dalam paha, bahu, atau betis Anda.
Lipoma memiliki beberapa jenis jika dilihat dari penyebab dan isi benjolannya, sebagai berikut:
Benjolan lemak ini awalnya muncul dalam bentuk benjolan subkutan (jaringan bawah kulit) yang lunak, bulat, dan tidak nyeri. Pasien bahkan sering tidak menyadari bahwa di tubuhnya sebetulnya terdapat benjolan lipoma.
Kebanyakan benjolan ini umumnya memiliki tekstur yang lembek atau lunak. Namun, bisa juga bertekstur keras dan padat. Umumnya, benjolan berisi lapisan lemak ini jika disentuh dapat digeser atau berpindah ke area sekitarnya dengan mudah.
Benjolan berisi lapisan lemak ini bisa muncul lebih dari satu. Biasanya, jika merupakan cikal bakal tumor, bejolan dapat terasa nyeri jika mengenai saraf. Anda juga bisa merasakan nyeri jika benjolan tersebut terdiri atas banyak pembuluh darah.
Ukuran lipoma berbeda-beda, tapi jarang ada yang melebihi 8 cm. Selain itu, benjolan ini lebih sering ditemukan di bagian lengan bawah, kaki, punggung, dan leher.
Kondisi benjolan ini juga dapat terjadi di bagian tubuh lain, seperti benjolan di payudara, paru-paru, dan usus besar dengan gejala yang berbeda-beda tergantung letak lipoma.
Mungkin ada gejala yang tidak disebutkan di atas. Itu sebabnya, jika Anda memiliki kekhawatiran tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.
Lipoma yang muncul di tubuh Anda bisanya jarang berisiko atau berbahaya. Namun, jika ada suatu benjolan atau pembengkakan di bagian tubuh Anda, segeralah konsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Dengan begitu, Anda bisa mengeliminasi kemungkinan penyakit.
Silakan hubungi dokter Anda jika Anda merasakan nyeri di sekitar daerah tubuh yang terdapat benjolan. Jika Anda merasa ukuran benjolan bertambah besar (misalnya 2 kali lipat) dalam 12 bulan, Anda harus segera menghubungi dokter. Bisa jadi, itu adalah tanda masalah kesehatan yang serius.
Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda.
Penyebab benjolan berisi lapisan lemak ini bisa muncul di tubuh masih belum diketahui. Diduga terdapat faktor genetik berperan sebagai penyebab lipoma.
Umumnya lipoma adalah kondisi yang dapat terjadi pada beberapa orang dalam satu keluarga. Pakar medis tidak tahu apa yang menyebabkan kondisi ini terjadi, tetapi beberapa orang berpikir itu adalah respons terhadap trauma fisik.
Ada beberapa dugaan yang mengatakan bahwa benjolan berisi lapisan lemak ini ini bisa muncul akibat adanya trauma fisik terlebih dahulu. Ada juga dugaan yang mengatakan bahwa kondisi ini bisa terjadi pada orang yang kurang aktif bergerak, tetapi banyak dugaan tersebut yang belum terbukti.
Ada beberapa kondisi genetik dapat menyebabkan seseorang memiliki satu atau lebih lipoma, termasuk:
Ada banyak faktor risiko untuk kondisi ini, yaitu:
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.
Lipoma merupakan tumor yang tidak berbahaya dan seringnya tidak membutuhkan pengobatan. Namun, jika tumor terus berkembang, dokter Anda akan menganjurkan pembedahan untuk mengangkat benjolan berisi lapisan lemak ini.
Kondisi ini bisa dibilang tidak berbahaya. Meski begitu, dokter akan memastikan dulu apa sebenarnya benjolan itu.
Benjolan bisa saja berupa kista, yaitu benjolan yang berisi cairan, abses yang berisi nanah, ataupun benjolan cikal bakal kanker yang ada di jaringan lemak.
Kanker jaringan lemak cepat berkembang dan tidak mudah untuk digeser dari bawah kulit dan dapat menyebabkan nyeri.
Lipoma adalah kondisi yang dapat diambil menggunakan bedah sedot lemak alias liposuction, tapi seringnya prosedur pembedahan ini tidak dapat mengangkat seluruh benjolan lemak atau tumor. Biasanya kondisi benjolan ini tidak muncul dan tidak kambuh lagi setelah dioperasi.
Benjolan berisi lapisan lemak ini bila dibiarkan tidak akan menimbulkan masalah. Namun, jika ini mengganggu kepercayaan diri atau bahkan aktivitas Anda, pengangkatan akan menjadi solusi yang diberikan dokter.
Dokter kulit nantinya akan membuat rekomendasi perawatan terbaik berdasarkan berbagai faktor termasuk:
Setelah pertimbangan di atas, dokter bisa melakukan tindakan berikut sesuai kondisi benjolan di tubuh Anda.
Beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi lipoma, antara lain:
Cara paling umum untuk mengobati lipoma adalah dengan mengangkatnya melalui bedah operasi. Pembedahan ini sangat membantu, terlebih jika Anda memiliki tumor kulit besar yang masih tumbuh.
Umumnya, jarang dari tumor atau benjolan berisi lapisan lemak ini tumbuh kembali setelah diangkat secara operasi.
Pilihan pengobatan lainnya adalah sedot lemak alias liposuction. Pada dasarnya, benjolan ini terbentuk dari lemak. Itu sebabnya, prosedur ini bisa bekerja dengan baik untuk mengurangi ukurannya.
Liposuction dilakukan dengan menggunakan jarum yang menempel pada jarum suntik besar, dan sebelum lemak disedot, biasanya Anda akan disuntikkan bius lokal terlebih dahulu.
Cara prosedur sedot lemak ini biasanya diawali dengan sayatan pada area benjolan. Dokter kemudian akan menggunakan tabung tipis yang berongga, yang disebut kanula, untuk dimasukkan ke dalam sayatan.
Kanula kemudian dipindahkan bolak-balik untuk mengendurkan lemak, yang disedot melalui tabung.
Prosedur liposuction berguna untuk kondisi lipoma yang lebih besar, tetapi prosedur ini sering dikaitkan dengan tingkat kekambuhan yang lebih tinggi. Artinya, ada kemungkinan benjolan muncul kembali.
Prosedur untuk menghilangkan lipoma biasanya dilakukan cukup dalam waktu sehari dan tidak perlu perawatan intensif, dan pasien pulang ke rumah pada hari yang sama setelah prosedur ini dijalani.
Suntikan steroid juga dapat digunakan tepat di area benjolan di tubuh Anda. Perawatan ini dapat mengecilkan ukuran lipoma, tetapi tidak sepenuhnya akan mengangkat atau menghapusnya dari tubuh Anda.
Lipoma adalah tumor jinak yang berarti bahwa cukup besar kemungkinan bahwa benjolan ini tidak akan yang menyebar. Kondisi ini tidak akan menyebar melalui otot atau jaringan sekitarnya lainnya, dan tidak mengancam nyawa.
Perlu diketahui, tumor benjolan berisi lapisan lemak ini tidak dapat hilang atau mengecil dengan sendirinya.
Menggunakan kompres es atau bahkan kompres air panas, tidak dapat mengecilkan jenis gumpalan pada kulit yang berisi lemak ini. Hal ini karena pada dasarnya benjolan terbentuk dari lemak dan membutuhkan penanganan khusus dari dokter jika Anda ingin menghilangkannya.
Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk menjalani pemeriksaan pencitraan seperti USG, MRI, atau CT scan. Selanjutnya dokter mungkin akan melakukan biopsi untuk mendapatkan sedikit jaringan untuk dianalisis.
Lipoma adalah tumor yang tidak berbahaya dan seringnya tidak membutuhkan pengobatan. Namun, jika tumor terus berkembang, dokter Anda akan menganjurkan pembedahan untuk mengangkat benjolan atau tumor ini. Dokter mungkin menganjurkan Anda untuk melakukan biopsi sebagai pemeriksaan lanjutan.
Pemeriksaan melalui biopsi kadang diperlukan untuk menguatkan diagnosis apakah benjolan tersebut lipoma atau bukan. Dalam biopsi, sampel jaringan tumor diambil dan diperiksa di bawah mikroskop.
Dokter Anda mungkin memberi Anda bius lokal untuk mematikan area dan mengambil sampel menggunakan jarum. Biopsi juga dapat dilakukan sebagai operasi kecil.
Dalam kebanyakan kasus lipoma, biopsi tidak diperlukan untuk mengonfirmasi diagnosis lipoma atau bukan. Namun biopsi biasanya dilakukan pada sampel jaringan.
Bila sampel jaringan benjolan sudah diambil, sampel akan diamati di bawah mikroskop.
Lipoma sering memiliki tampilan klasik dengan sel-sel lemak dewasa yang berlimpah. Kadang-kadang bisa ada sejumlah kecil jenis sel lain, juga, seperti tulang rawan atau tulang.
Setelah biopsi, nantinya dokter akan memutuskan tindakan apa yang tepat untuk menghilangkan benjolan ini.
Lipoma tidak berbahaya, tapi dokter Anda akan memastikan bahwa benjolan itu bukan kista, abses, atau kanker jaringan lemak. Kanker jaringan lemak cepat berkembang dan tidak mudah untuk digeser dari bawah kulit dan dapat menyebabkan nyeri.
Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi benjolan berisi lapisan lemak ini.
Pastikan Anda mengikuti anjuran dokter. Jangan meminum obat secara sembarangan atau melakukan tindakan sendiri terhadap benjolan Anda. Jangan sampai telat juga untuk minum obat yang diresepkan dokter.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Ferri, F. F. (2012). Ferri’s Netter Patient Advisor E-Book. St. Louis, MO: Elsevier Health Sciences.
Lipoma – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 28 December 2015, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lipoma/symptoms-causes/syc-20374470
Lipoma (Skin Lumps). (2020). Retrieved 7 August 2018, from https://www.healthline.com/health/skin/lumps
Lipoma: Causes & Treatment | Everyday Health . (2020). Retrieved 7 August 2018, from https://www.everydayhealth.com/lipoma/guide
Versi Terbaru
27/10/2022
Ditulis oleh Novita Joseph
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri
Diperbarui oleh: Ilham Fariq Maulana