Mungkin Anda pernah diminta untuk tes darah yang meliputi tes LDH (Lactate dehydrogenase) dalam rangkaiannya. Hasil tes dibilang normal jika angka LDH masih dalam batas wajar. Namun, apa itu tes LDH dan untuk apa tes ini dilakukan?
Mungkin Anda pernah diminta untuk tes darah yang meliputi tes LDH (Lactate dehydrogenase) dalam rangkaiannya. Hasil tes dibilang normal jika angka LDH masih dalam batas wajar. Namun, apa itu tes LDH dan untuk apa tes ini dilakukan?

LDH adalah enzim yang dimiliki hampir semua sel di dalam tubuh, termasuk sel darah, otot, otak, ginjal, pankreas, jantung, dan hati. Di dalam tubuh, LDH bertugas untuk mengubah gula yang didapat dari makanan menjadi energi yang dibutuhkan masing-masing sel.
Dokter biasanya menganjurkan pasien untuk melakukan tes darah LDH untuk:
Setiap kelompok umur memiliki batas normal LDH yang berbeda-beda. Bayi dan anak-anak cenderung punya batas LDH yang tinggi daripada orang dewasa, yaitu:
Ketika pemeriksaan dilakukan, maka tak ada bedanya dengan tes darah pada umumnya yang hanya membutuhkan beberapa menit saja. Jika saat itu Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, maka sebaiknya katakan pada dokter Anda. Pasalnya beberapa jenis obat akan memengaruhi hasil tes LDH, contohnya aspirin, clofibrate, fluorides, mithramycin, dan procainamide.

LDH adalah enzim yang berada di dalam sel dan membantu proses perubahan gula menjadi energi. Maka dalam keadaan sehat, kadarnya juga haruslah normal. Namun, ketika sel mengalami kerusakan yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya timbul kanker atau luka pada jaringan akibat infeksi, maka LDH akan keluar ke pembuluh darah. Hal ini yang kemudian membuat LDH tinggi di dalam darah.
Kenaikan kadar LDH biasanya dikaitkan dengan kerusakan jaringan yang akut maupun kronis, tapi untuk mengetahui detilnya, maka dokter Anda akan menganjurkan tes lain. Sebaliknya, penurunan kadar LDH sangat jarang terjadi. Pasalnya, LDH berperan penting dalam pembentukan energi dalam sel.
Biasanya, kadar LDH dapat menurun ketika tubuh mengalami kelelahan akibat olahraga yang cukup berat. Namun, kondisi tersebut tidak akan menimbulkan gangguan kesehatan tertentu, dengan mengisi kembali asupan Anda, maka kadar LDH akan kembali normal.
Karena LDH adalah enzim yang terdapat di berbagai jenis sel di dalam tubuh, maka peningkatan LDH dalam tubuh dapat menandakan beberapa gangguan kesehatan tertentu, seperti:
Untuk mengetahui apakah memang Anda mengalami gangguan kesehatan tersebut, maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Kadar LDH tinggi saja tak cukup menentukan apakah Anda terkena kanker atau penyakit kronis lainnya. Maka dari itu, sebaiknya konsultasikan hal ini pada dokter Anda.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Healthline. (2017). Lactate Dehydrogenase Test: Types, Procedure, and Results. [online] Available at: https://www.healthline.com/health/lactate-dehydrogenase-test [Accessed 18 Dec. 2017].
Mayomedicallaboratories.com. (2017). LD – Clinical: Lactate Dehydrogenase (LD), Serum. [online] Available at: https://www.mayomedicallaboratories.com/test-catalog/Clinical+and+Interpretive/8344 [Accessed 18 Dec. 2017].
WebMD. (2017). What Is a Lactate Dehydrogenase (LDH) Test?. [online] WebMD. Available at: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/lactic-acid-dehydrogenase-test [Accessed 18 Dec. 2017].
MedlinePlus. (2017). Lactate dehydrogenase test: MedlinePlus Medical Encyclopedia. [online] Medlineplus.gov. Available at: https://medlineplus.gov/ency/article/003471.htm [Accessed 18 Dec. 2017].
Versi Terbaru
21/10/2020
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri
Diperbarui oleh: Nanda Saputri